Pendingin Uji Motor Baterai EV (-25℃~+100℃)

EV Battery Motor Test Chiller adalah sistem pendingin tangguh yang dirancang untuk menguji baterai dan motor kendaraan listrik (EV). Beroperasi dalam kisaran suhu (-25℃~+100℃), chiller ini memanfaatkan aliran proses yang canggih. Dalam sistem ini, refrigeran cair di evaporator berinteraksi dengan udara yang bersirkulasi di dalam tangki, berubah dari cair menjadi gas. Kompresor kemudian menarik gas refrigeran bersuhu tinggi dan bertekanan tinggi, melewatinya melalui pemisah oli untuk menghilangkan oli mesin.

Selanjutnya, gas tersebut masuk ke kondensor, bertukar panas dengan udara sekitar atau air pendingin, berubah menjadi cairan bertekanan tinggi dan bersuhu normal. Setelah melewati filter, refrigeran tersebut dikurangi tekanannya oleh katup ekspansi, menjadi cairan bertekanan rendah yang masuk ke evaporator untuk pendinginan yang efektif.

Bejana tekan berkapasitas 80 L digunakan untuk menyuntikkan larutan antibeku dalam sistem sirkulasi tertutup sepenuhnya, mencegah kontak dengan udara luar dan memastikan terjadinya kondensasi air. Tangki ekspansi, yang dilindungi oleh nitrogen, memperluas rentang suhu cairan pemindah panas, dan risiko oksidasi diminimalkan, sehingga meningkatkan keawetan cairan konduktif termal. Desain komprehensif ini menjadikan EV Battery Motor Test Chiller sebagai solusi yang efisien dan tahan lama untuk menguji dan mempertahankan kondisi pengoperasian yang optimal bagi baterai dan motor EV.

Meminta
Kutipan

Kembali ke Halaman Utama